Kisah Ini
Bermula Pada Tahun 1994 Pada Bulan Mei Tanggal 21, disebuah desa terdapat
seorang Ibu bernama Sukaesih sebut saja Ibu Ecih yang sedang mengandung dan
akan melahirkan seorang anak. Pada masa itu belum terdapat puskesmas di desa tersebut
maka dengan dibantu seorang sebut saja “ Ma’ Beurang “ biasa orang disana menyebutnya, akhirnya Ibu
tersebut dapat melahirkan anak Laki laki, Kelimanya atas bantuan “Ma’ Beurang”
tersebut bayi itu dapat dilahirkan, mendengar suara tangisan bayi sang Ibu pun
merasa sangat bahagia karena dia dapat melahirkan seorang bayi laki laki dengan
selamat.
Akhirnya sang bayi laki laki tersebut diberi nama yang sangat bagus yaitu Idrus
Suryadi. Singkat cerita Idrus pun tumbuh menjadi besar, karna melihat perkembangan
anak laki lakinya, Ibu Sukaesih tidak lekas diam begitu saja, demi mewujudkan
cita cita dari anak laki lakinya itu, Ibu Sukaesih pun memasukan di kedalam Sekolah
untuk mengenal Dunia baru dunia yang lebih luas. Masuklah Idrus ke Sekolah Dasar
Negri Gadog 06 pada tahun 2002, walau dengan modal Sekolah yang seadanya Idrus
pun berangkat Sekolah terus hingga akhirnya lulus dari Sekolah dasar pada tahun
2006-2007, ia pun melanjutkan kembali Sekolahnya untuk masuk Sekolah Menengah
Pertamanya di SMP PGRI 02 CIAWI pada tahun 2007.
Setelah masuk
SMP Idrus mulai lebih mengenal dunianya yang baru yaitu Dunia dimana dia harus
mulai berpikir MAU JADI APA DIRINYA DI KEMUDIAN HARI. Untuk berangkat Sekolah Idrus
harus ekstra bangun lebih pagi karna Idrus harus berjalan kaki untuk sampai ke Sekolah
barunya, dengan semangat Idrus pun menjalani hari harinya, di masa SMP Idrus
sang anak dari Ibu Ecih, dia mulai mengenal yang mana harus ia jadikan teman
dan yang mana yang harus ia jadikan sahabat. Kata orang SMP adalah Sekolah
Mencari Pacar, ya itu memang betul masa SMP Idrus mulai merasakan jatuh cinta
kepada kaka kelasnya yang bernama Nenih Maryani sebut saja dia Nenih. Idrus pun
melai merasakn bagaimana rasanya dicintai dan mencintai seseorang. Namun karna “mungkin”
terpisah oleh tempat yang berbeda jauh gadis yang ia cintai seorang kaka kelas
maka cinta mereka pun kandas di tengan jalan dikarenakan gadis yang ia cintai
lulus Sekolah terlebih dahulu. Singkat cerita Idrus pun mulai melupakan cinta
pertamanya itu sampai dengan ia lulus dari Sekolah Menengah Pertamanya pada tahun 2009-2010.
Melihat anaknya
telah lulus Sekolah SMP, sang Ibu Ecih sangat bangga. Ibu Ecih pun memanggil
anaknya Idrus untuk diajak berbicara, Ibu Ecih berkata kepada anaknya “mulai
dari sekarang Spertinya Umi Dan Bapak tidak bisa lagi melanjutkan Sekolah kamu,
kamu harus mengerti dus, kamu tahu keadaan keluarga kita bagaimana, untuk makan
pun susah apalagi untuk Sekolah” Di dalam hati yang paling dalam dia tidak mau
untuk putus Sekolah, namun apa mau dikata Idrus pun harus mengerti akan keadaan
keluarganya itu.
Singkat cerita
sudah satu tahun idrs putus Sekolah, namun takdir berkata lain dengan kemauan
yang sangat keras dan dengan di bantu oleh doa dari kedua orang tuanya ia pun
mampu kembali melanjutkan Sekolahnya ke Sekolah menengah kejuruan di SMK YMA,
tidak di sia siakan ia pun memilih jurusan PARIWISATA yang ia pikir mampu
menghasilkan uang lebih banyak. Tanpa lelah ia pun terus berangkat Sekolah
karna ia tahu walaupun lelah dia harus
tetap Sekolah karna SEKOLAH ITU MAHAL bagi dirinya. Dan pada tahun 2013-2014 akhirnya
Idrus pun lulus dengan membawa sedikit ilmu yang ia pelajari, selama 12 tahun berSekolah
untuk meraih CIta citanya memberangkat kan kedua orang tuanya untuk pergi
beribadah Haji ke Mekkah.
INI ceritaku, apa cerita mu .........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih