Kamis, 02 Oktober 2014

RIWAYAT HIDUP SI ANAK MISKIN


Kisah Ini Bermula Pada Tahun 1994 Pada Bulan Mei Tanggal 21, disebuah desa terdapat seorang Ibu bernama Sukaesih sebut saja Ibu Ecih yang sedang mengandung dan akan melahirkan seorang anak. Pada masa itu belum terdapat puskesmas di desa tersebut maka dengan dibantu seorang sebut saja “ Ma’ Beurang  “ biasa orang disana menyebutnya, akhirnya Ibu tersebut dapat melahirkan anak Laki laki, Kelimanya atas bantuan “Ma’ Beurang” tersebut bayi itu dapat dilahirkan, mendengar suara tangisan bayi sang Ibu pun merasa sangat bahagia karena dia dapat melahirkan seorang bayi laki laki dengan selamat.
Akhirnya  sang  bayi laki laki tersebut  diberi nama yang sangat bagus yaitu Idrus Suryadi. Singkat cerita Idrus pun tumbuh menjadi besar, karna melihat perkembangan anak laki lakinya, Ibu Sukaesih tidak lekas diam begitu saja, demi mewujudkan cita cita dari anak laki lakinya itu, Ibu Sukaesih pun memasukan di kedalam Sekolah untuk mengenal Dunia baru dunia yang lebih luas. Masuklah Idrus ke Sekolah Dasar Negri Gadog 06 pada tahun 2002, walau dengan modal Sekolah yang seadanya Idrus pun berangkat Sekolah terus hingga akhirnya lulus dari Sekolah dasar pada tahun 2006-2007, ia pun melanjutkan kembali Sekolahnya untuk masuk Sekolah Menengah Pertamanya di SMP PGRI 02 CIAWI pada tahun 2007.
Setelah masuk SMP Idrus mulai lebih mengenal dunianya yang baru yaitu Dunia dimana dia harus mulai berpikir MAU JADI APA DIRINYA DI KEMUDIAN HARI. Untuk berangkat Sekolah Idrus harus ekstra bangun lebih pagi karna Idrus harus berjalan kaki untuk sampai ke Sekolah barunya, dengan semangat Idrus pun menjalani hari harinya, di masa SMP Idrus sang anak dari Ibu Ecih, dia mulai mengenal yang mana harus ia jadikan teman dan yang mana yang harus ia jadikan sahabat. Kata orang SMP adalah Sekolah Mencari Pacar, ya itu memang betul masa SMP Idrus mulai merasakan jatuh cinta kepada kaka kelasnya yang bernama Nenih Maryani sebut saja dia Nenih. Idrus pun melai merasakn bagaimana rasanya dicintai dan mencintai seseorang. Namun karna “mungkin” terpisah oleh tempat yang berbeda jauh gadis yang ia cintai seorang kaka kelas maka cinta mereka pun kandas di tengan jalan dikarenakan gadis yang ia cintai lulus Sekolah terlebih dahulu. Singkat cerita Idrus pun mulai melupakan cinta pertamanya itu sampai dengan ia lulus dari Sekolah Menengah Pertamanya  pada tahun 2009-2010.
Melihat anaknya telah lulus Sekolah SMP, sang Ibu Ecih sangat bangga. Ibu Ecih pun memanggil anaknya Idrus untuk diajak berbicara, Ibu Ecih berkata kepada anaknya “mulai dari sekarang Spertinya Umi Dan Bapak tidak bisa lagi melanjutkan Sekolah kamu, kamu harus mengerti dus, kamu tahu keadaan keluarga kita bagaimana, untuk makan pun susah apalagi untuk Sekolah” Di dalam hati yang paling dalam dia tidak mau untuk putus Sekolah, namun apa mau dikata Idrus pun harus mengerti akan keadaan keluarganya itu.
Singkat cerita sudah satu tahun idrs putus Sekolah, namun takdir berkata lain dengan kemauan yang sangat keras dan dengan di bantu oleh doa dari kedua orang tuanya ia pun mampu kembali melanjutkan Sekolahnya ke Sekolah menengah kejuruan di SMK YMA, tidak di sia siakan ia pun memilih jurusan PARIWISATA yang ia pikir mampu menghasilkan uang lebih banyak. Tanpa lelah ia pun terus berangkat Sekolah karna ia tahu walaupun lelah dia  harus tetap Sekolah karna SEKOLAH ITU MAHAL bagi dirinya. Dan pada tahun 2013-2014 akhirnya Idrus pun lulus dengan membawa sedikit ilmu yang ia pelajari, selama 12 tahun berSekolah untuk meraih CIta citanya memberangkat kan kedua orang tuanya untuk pergi beribadah Haji ke Mekkah.
INI ceritaku, apa cerita mu .........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih